BREAKING NEWS

Pola Hidup

UNI EROPA

Politik

Putin Menuduh Adanya Serangan Drone—Trump Mengatakan Itu Bisa Jadi Palsu, Anggota Kongres AS Menyebutnya "Pembohong Besar"

 



Pemimpin Rusia menuduh Ukraina berupaya melakukan serangan pesawat tak berawak ke kediamannya dan menyarankan Moskow dapat mempertimbangkan kembali posisinya dalam perundingan perdamaian, klaim yang dengan tegas dibantah Kyiv sebagai rekayasa. 



Lavrov tidak menyebutkan kediaman mana yang menjadi sasaran, tetapi wilayah Novgorod adalah tempat kediaman resmi Putin yang dikenal sebagai "Dolgiye Borody," atau lebih umum disebut Valdai. Lavrov menduga bahwa 91 drone terlibat dan semuanya berhasil dicegat.


Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan angka yang serupa. Baik sumber tersebut maupun sumber lainnya tidak menyebutkan adanya serangan terhadap kediaman presiden atau memberikan bukti bahwa target tersebut telah diidentifikasi.






Zelenskyy menolak klaim tersebut sebagai "rekayasa sepenuhnya".

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyymenolak tuduhan tersebut mentah-mentah, menyebut pernyataan Putin dan Lavrov sebagai pernyataan palsu dan bermotivasi politik.

“Pernyataan-pernyataan tersebut jelas bertujuan untuk merusak semua pencapaian kerja sama kita dengan tim Presiden Trump. …
Kisah 'serangan ke kediaman' yang dituduhkan ini adalah rekayasa sepenuhnya yang dimaksudkan untuk membenarkan serangan tambahan terhadap Ukraina, termasuk Kyiv, serta penolakan Rusia sendiri untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengakhiri perang,” kata Zelenskyy
.

Dalam sebuah unggahan di X, Zelenskyy menambahkan bahwa Ukraina tidak mengambil langkah-langkah yang dapat merusak diplomasi dan mendesak komunitas internasional untuk tidak tinggal diam.

“Ukraina tidak mengambil langkah-langkah yang dapat merusak diplomasi. Sebaliknya, Rusia selalu mengambil langkah-langkah seperti itu. Ini adalah salah satu dari banyak perbedaan di antara kita,” tulisnya.
Anggota Kongres AS membantah: “Putin adalah pembohong terkenal”

Klaim tersebut juga menuai kritik di Amerika Serikat. Anggota Kongres Don Bacon, seorang Republikan dari Nebraska, secara terbuka memperingatkan agar tidak menerima narasi Moskow.

“Presiden Trump dan timnya seharusnya mencari fakta terlebih dahulu sebelum menyalahkan orang lain. Putin adalah pembohong besar yang terkenal,” tulis Bacon di X.


Ketika ditanya oleh wartawan apakah ada bukti independen yang mengkonfirmasi dugaan serangan tersebut, Trump mengakui adanya ketidakpastian.

“Baiklah, kita akan mengetahuinya. Anda mengatakan mungkin serangan itu tidak terjadi? Itu mungkin saja, saya kira, tetapi Presiden Putin memberi tahu saya pagi ini,” katanya.

Meskipun wilayah tersebut dipantau secara intensif oleh satelit dari berbagai negara, termasuk NASA FIRMS, yang sering digunakan untuk melacak kebakaran di Rusia setelah serangan pesawat tak berawak atau rudal, tidak ada bukti yang tercatat tentang serangan terhadap kediaman Putin. Analis OSINT juga membantah kemungkinan serangan tersebut.

Tidak ada verifikasi independen yang diberikan untuk mendukung klaim Rusia bahwa Ukraina berupaya menyerang kediaman Putin, dan para pejabat Ukraina terus bersikeras bahwa tuduhan tersebut digunakan untuk menggagalkan momentum diplomatik dan membenarkan eskalasi lebih lanjut.

Sebelumnya, pemerintah Inggris merilis penilaian pertahanan dan keamanan terperinci tentang perang di Ukraina, dengan Menteri Kesiapan Pertahanan dan Industri, Luke Pollard, berpendapat bahwa narasi medan perang Rusia berulang kali runtuh jika dibandingkan dengan penilaian intelijen dan realitas operasional.


 
Copyright © 2025 forum berita
Powered by gaspenhost