BREAKING NEWS

Pola Hidup

UNI EROPA

Politik

Sistem Pertahanan Udara Rusia di Venezuela Hancur Saat Pasukan AS Menyerbu Caracas

 



Amerika Serikat melancarkan operasi militer skala besar terhadap Venezuela pada pagi hari tanggal 3 Januari 2026. Serangan awal dilaporkan menargetkan ibu kota, Caracas, sekitar pukul 02:00 waktu setempat.

Video yang beredar online menunjukkan helikopter Amerika di langit di atas kota, dan tidak ada tanda-tanda sistem pertahanan udara aktif yang terlihat.

Rekaman awal dan citra satelit menunjukkan bahwa pasukan AS memulai operasi setelah beberapa bulan persiapan. Hingga saat laporan ini dibuat, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah AS mengenai tujuan atau cakupan operasi tersebut
.



Serangan AS dilaporkan berfokus pada infrastruktur militer di Caracas, termasuk Benteng Tiuna — sebuah kompleks besar yang menampung komando militer Venezuela.

Rekaman yang ditinjau oleh Defense Express tampaknya menunjukkan helikopter CH-47 Chinook beroperasi di atas ibu kota, yang mengindikasikan pengerahan pasukan khusus AS dan perebutan awal lokasi-lokasi strategis seperti lapangan terbang dan pusat komando
.



Meskipun ada laporan sebelumnya bahwa Rusia telah memasok Venezuela dengan sistem pertahanan udara tambahan pada tahun 2024, termasuk unit Buk-M2 dan Pantsir yang diangkut oleh pesawat Il-76, sistem-sistem ini tampaknya tidak efektif atau telah dinetralisir. Defense Express mencatat bahwa tidak ada respons pertahanan udara yang terlihat terdeteksi dalam video yang direkam selama serangan tersebut.

Jaringan pertahanan udara berbasis darat Venezuela mencakup 1–2 divisi sistem S-300VM, 3–9 sistem Buk-M2E, dan lebih dari 6 unit S-125 Pechora-2M — semuanya dirancang oleh Rusia. Angkatan udara Venezuela juga sangat bergantung pada 21 pesawat tempur Su-30MKV, varian lokal dari Su-30MK2 Rusia
.



Sumber tidak resmi menyebutkan bahwa pasukan AS mungkin juga telah mendarat di beberapa pulau Venezuela di Laut Karibia, meskipun hal ini belum dikonfirmasi.

Menurut Defense Express, Amerika Serikat telah memindahkan aset militer ke wilayah tersebut setidaknya sejak Agustus–September 2025
.



Rusia, mitra militer utama Venezuela, telah berupaya memperkuat pertahanan udara negara itu pada akhir tahun 2024, tetapi operasi saat ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas operasional sistem tersebut di lingkungan medan perang modern.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat telah melakukan operasi militer skala besar terhadap Venezuela dan mengklaim bahwa Presiden Nicolás Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar negeri, menambahkan bahwa rincian lebih lanjut akan diumumkan pada konferensi pers di hari yang sama
.

 
Copyright © 2025 forum berita
Powered by gaspenhost